Obsesi Kulit Putih

Obsesi kulit putih mungkin agak terdengar aneh bagi orang-orang yang tidak berkeinginan merubah warna kulit atau yang memang sudah putih. Tapi bagi mereka yang kulitnya gelap dan berobsesi ingin merubah warna kulitnya mungkin merasa biasa-biasa saja.

Keinginan memiliki kulit yang putih, bersih dan mulus ini banyak dirasakan semua orang. Termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa yang menginginkan perubahan warna pada kulitnya. Sudah biasa banget, orang-orang melakukan berbagai cara untuk memutihkan kulit, bukan hanya cara yang banyak tapi juga pengeluaran uang yang cukup besar untuk beli cream pemutih, namun bukan hanya krim yang digunakan tapi juga ada segala macam sabun pemutih untuk membuat kulit lebih putih.

”Kulitku sawo matang. Aku pernah ingin memiliki kulit putih karena gengsi aja sama teman yang kulitnya lebih putih. Sepertinya kulit putih itu lebih bagus dan lebih cantik,” kata Elnas Lowensky, Siswi SMPN 11 Batam.

Elnaspun melakukan upaya agar kulitnya lebih putih. ”Aku memakai produk perawatan wajah dan tubuh yang berkhasiat memutihkan dan mencerahkan kulit dan nggak terlalu sering keluar rumah, utamanya saat cuaca panas,” tambah Elnas.

Kalau sampai memutihkan dengan make up yang dengan memberikan hasil kulit putih lebih cepat atau obat-obatan, Elnas mengaku agar mikir-mikir. ”Ada rasa ingin kulit lebih putih, tapi nggak dengan obat-obat pemutih yang berbahaya,” katanya.

Wajar aja sih kita sebagai manusia menginginkan keindahan secara fisik, seperti para cewek yang sebagian besar terobsesi memiliki kulit putih. Gimana ya pandangan cowok soal ini.

”Kalau menurut aku sih itu gak bagus, aku malah gak suka sama kayak gituan, natural itu lebih baik,” kata Mohammad Adhif, Siswa SMKN 3 Batam.

Bahkan Adhif menganggap orang yang terobsesi kulit putih lalu memakai pemutih itu ciri-ciri orang yang kurang bersyukur. ”Kalau ada anggapan cowok lebih suka cewek yang kulit putih nggak sepenuhnya benar. Naksir seseorang gak selalu ditentukan fisik seperti kulit putih,” ujar Risqi Mashudi, Siswa SMKMuhammadiyah.

Jadi tampil apa adanya itu sebenarnya lebih baik.

Cara Merawat Kulit Area Organ Intim Wanita

 Kulit di sekitar organ intim, jika teriritasi menimbulkan gangguan yang bikin tak nyaman. Mulai kemerahan, gatal, bahkan bisa terinfeksi bakteri dan virus yang menimbulkan masalah kulit lebih serius sehingga diperlukan cara merawat kulit area organ intim wanita. Perawatan kulit di area organ intim, meski tak terlihat, juga perlu mendapatkan perhatian, sama seperti Anda memerhatikan kulit wajahatau bagian tubuh lainnya. Namun seringkali area ini tak mendapatkan perhatian cukup, dan mulai bermasalah karena kebiasaan yang salah.Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Susie Rendra, SpKK dari RS Pondok Indah-Puri Indah Jakarta menyebutkan sejumlah perawatan sederhana yang sebaiknya dilakukan terkait organ intim.

Yakni, pilih pakaian dalam berbahan katun, hindari antiseptik untuk membersihkan organ intim, gunakan pembalut yang cocok agar terhindar dari masalah kulit saat haid, jangan menyemprot organ intim (douch) untuk mengeluarkan cairan.

Perhatikan celana dalam
Celana dalam dari katun membuat kulit lebih mudah bernafas, sehingga kelembaban di area V tidak berlebihan. Kelembaban berlebihan menimbulkan banyak gangguan, kulit mudah teriritasi bahkan terinfeksi dalam kondisi tertentu, saat haid misalnya.

Pastikan juga celana dalam Anda tidak basah dan lembab, terutama setelah buang air kecil. Jika Anda mulai merasakan basah dan lembab, jangan dibiarkan. Jika memungkinkan ganti celana dalam Anda dengan yang lebih kering, atau pakai panty liner untuk sementara waktu.

“Hindari organ intim terlalu lembab, ditandai dengan basah pada celana dalam misalnya, atau kulit mulai kemerahan,” jelas dr Susie di sela talkshow perawatan organ intim di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hindari antiseptik
Kebiasaan lain yang keliru dan menyebabkan gangguan pada organ intim adalah penggunaan sabun antiseptik. Dr Susie menjelaskan vagina memiliki PH asam 4-4,5. Jadi, gunakan sabun pembersih dengan PH seimbang sesuai dengan PH vagina.

“Vagina tidak perlu dibersihkan dengan pembersih mengandung zat antiseptik karena ada cairan alami di dalam vagina yang bisa membersihkan,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, dokter ahli kulit, dr Amaranila Drijono SpKK (dr Nila sapaan akrabnya) mengatakan pembersih yang bukan jenis synthetic detergent memiliki PH tinggi yang bisa mengiritasi kulit. Sesuaikan sabun pembersih dengan PH sesuai kebutuhan.

Mengenai sabun antiseptik untuk organ intim, dr Nila mengatakan penggunaannya menimbulkan masalah di negara barat, akibat pemakaian berulang yang mengiritasi kulit.

“Angka iritasi kulit tinggi karena faktor gaya hidup. Yang dibutuhkan adalah pembersih yang ramah kulit yang tidak mengiritasi,” jelasnya.

Hindari cairan penyempot dan pewangi
Kebiasaan lain yang kerap dilakukan adalah douch, menyemprotkan vagina dengan tujuan mengeluarkan cairan alami pada vagina, agar terasa lebih kering.

“Jangan menyemprotkan vagina agar cairan keluar, karena bakteri baik akan hilang dan jamur muncul,” tegasnya.

Organ intim juga tidak perlu diberikan zat tertentu agar lebih wangi. Vagina memiliki bau yang khas, jelas dr Susie. Jadi, jangan mengutak-atik bau yang khas ini karena sebenarnya bau ini berfungsi memandu sperma yang membantu proses kehamilan.

 

Editor : Sudarwan
Sumber : Kompas.com

Tips Mengatasi Kulit Berkerut

Jenis kulit wajah pada setiap orang memang berbeda. Ada yang memliki jenis kulit wajah normal, kering, berkerut dan ada juga yang berminyak. Bagi anda yang memiliki jenis kulit normal dan tidak bermasalah maka anda harus bersyukur mengingat begitu banyak nya orang yang bermasalah dengan kulit wajah.

Untuk anda yang memiliki kulit wajah berkerut, anda dapat mengatasingya dengan :

1. Gunakan sunscreen dengan SPF 15 atau lebih , 15 menit sebelum anda keluar rumah supaya ultraviolet yang terkandung di dalam sinar matahari tidak langsung membakar kulit anda

2. Gunakan cream malam secara rutin

3. Minum air putih min. 8 gelas sehari untuk menjaga elastisitas kulit wajah

4. Saat anda tidur usahakan dalam posisi telentang agar tidak terjadi kerutan dan tidurlah dengan waktu yang cukup

Istirahat terbaik adalah tidur dan jika anda bisa tidur dengan cukup waktu ini sangat berguna sekali untuk membantu masalah kulit berkerut dan dapat meremajakan kulit kembali

Nyaman Bercinta Tanpa Menutupi Tubuh

KOMPAS.com – Bercinta dengan lampu kamar mati, atau tubuh yang tertutupi selimut, menjadi pilihan sebagian perempuan yang tak percaya diri dengan tubuhnya. Padahal, untuk meraih kepuasan seksual, dibutuhkan kepercayaan diri saat bercinta, termasuk untuk memperlihatkan tubuh pada pasangan tanpa perlu menutupinya.

Moushumo Ghose, terapis seks, mengatakan ketidaknyamanan saat bercinta ini semestinya diatasi perempuan dengan memahami dua hal, seks dan konsep tubuh. “Dengan memahami seks dan konsep tubuh, akan memberikan pengalaman yang membebaskan, meningkatkan kualitas seks, dan pasangan pun happy,” jelasnya.

Ghose menyarankan, perempuan yang kerap menutupi tubuhnya saat bercinta perlu melakukan beberapa hal ini untuk meningkatkan kepercayaan dirinya:

* Pahami konsep tubuh dan proaktiflah.
Atasi persoalan konsep tubuh Anda. Apa yang Anda pikirkan tentang tubuh Anda memengaruhi penilaian Anda terhadapnya, termasuk sikap Anda saat bercinta.

Kemudian, bersikaplah proaktif terhadap tubuh Anda. Jika Anda tak percaya diri karena kelebihan berat badan, mulailah berolahraga secara rutin. Perhatikan tubuh Anda di cermin, hargai tubuh Anda agar semakin nyaman dengannya.

* Pahami seks.
Pemahaman mengenai seks juga memengaruhi performa saat bercinta. Tanyakan kepada diri sendiri, apa yang Anda ketahui tentang seks? Pemahaman apa yang Anda dapati tentang seks sejak kecil? Pemahaman yang negatif terkait seks bisa memengaruhi pandangan Anda terhadap hubungan intim dengan suami. Anda menjadi tak menikmatinya, dan enggan mengeksplorasi seksualitas.

Setelah menemukan pemahaman yang lebih tepat tentang seks, bicarakanlah. Barangkali selama ini Anda salah tafsir soal seks dan hubungan intim.

Dengan membicarakan seks bersama orang yang Anda percaya, pasangan atau teman dekat, Anda akan terbebaskan dari berbagai hal yang mengganggu dan menghambat Anda selama ini untuk lebih menikmatinya. Termasuk menikmati seks dengan memperlihatkan tubuh Anda, tanpa sehelai benangpun yang menempel, tanpa harus mematikan lampu atau menutupinya dengan selimut.

Sumber: Your Tango

9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan

Terkadang, Anda sudah merasa melakukan semua perawatan kecantikan dengan benar. Namun, seringkali, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan wanita dalam perawatan kecantikan. Apa saja?

1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.

2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.

3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang. Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.

4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.

5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.

6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.

7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.

8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.

9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian.

Kiriman: Santi Noviyanti � Surabaya

Cara Mengatasi Kulit Stres

Jika kita stres, kulit pun menjadi ikut-ikutan ‘stres’. Bagaimana rupa kulit yang stres?

Cara Mengatasi Kulit Stres

Banyak masalah yang datang tak terduga, keinginan-keinginan yang tidak sesuai dengan harapan, tekanan dari atasan, dan sebagainya, bisa memicu timbulnya stres. Sehingga, munculah hasrat untuk mencari pelarian, misalnya merokok, minum obat tidur atau minuman-minuman beralkohol.

Dengan adanya kebiasaan-kebiasaan baru yang tidak bagus ini, justru akan memicu kondisi kulit yang buruk karena pada saat stres, hormon cortisol yang bisa memperlambat pembentukan struktur kulit akan keluar. Pertumbuhan kolagen dan sel-sel tubuh pun melambat. Cobalah untuk menghilangkan stres dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti shopping , berenang, baca buku yang menginspirasi hidup, dan sebagainya. Dengan begitu, hormon cortisol akan mereda dengan sendirinya.

Apabila pikiran sudah mulai tenang, lapisan-lapisan kulit yang beregenerasi pada malam hari saat kita tidur, akan normal kembali. Ini sangat penting untuk kita yang sudah memasuki usia 35+, dimana regenerasi kulit juga sudah agak sulit karena faktor usia.

Seperti Apa  

Kulit yang Stres?  
● Kusam
● Kering
● Sensitif
● Berminyak
● Berjerawat
● Timbul kerutan halus

Kembalikan  Kulit Segar!
Saatnya mengembalikan wajah cerah dengan:
 Rajin bersihkan wajah.  
Bersihkan wajah pagi dan sore hari. Lakukan facial  sebulan sekali untuk mengeluarkan komedo.

 Menu sehat.
Mengonsumsi makanan rendah lemak dan bergizi, buah-buahan, sayur-sayuran, serta ikan sangat disarankan.

 Olahraga ringan.
Olahraga akan membuat peredaran darah ke kulit lebih lancar, sehingga suplai nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh kulit pun tercukupi.

 Minum air putih.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa minum air putih 6 – 8 gelas sehari akan menjaga kulit tetap segar, kenyal dan lembap.

 Pakai produk perawatan.
Gunakan produk perawatan kulit untuk pembersih, pelembap, krim pagi, krim malam dan krim mata.

 Tidur cukup.
Mencukupi waktu tidur di malam hari sangat penting (8 jam), karena selama kita tidur tubuh atau kulit melakukan proses memperbaiki diri dari berbagai kerusakan sel yang terjadi akibat stres.

Normalkah Menstruasi Anda?

Normalkah Menstruasi Anda

 

Tahukah Anda berapa lama durasi menstruasi normal sekali periode? Atau benarkah rasa nyeri yang menyertai menstruasi adalah pertanda ada hal yang salah dengan reproduksi wanita? Kendati sudah setiap kali mengalami,  tak menjadikan wanita paling memahami siklus menstruasinya. Berikut beberapa hal soal menstruasi yang patut diketahui, dirangkum dari beberapa sumber.

Berapa lama menstruasi?

Cobalah mulai mencatat, berapa lama Anda mengalami menstruasi setiap kali siklus? Apakah selama 2 hingga 3 hari, 3 hingga 5 hari, atau 6 hingga 7 hari.

Berdasarkan kacamata medis, durasi menstruasi paling umum berlangsung 3 hingga 5 hari. Namun durasi menstruasi 2 hingga 7 hari dikatakan masih masuk dalam ambang normal. Jika Anda mengalami menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu dan berubah dari biasa, sebaiknya hubungi dokter kandungan untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Berapa banyak darah menstruasi?

Tahukah Anda, berapa banyak darah menstruasi normal dikeluarkan wanita per periode? Jawabnya adalah 2 sendok makan.  Kendati  tak mudah mengukur berapa banyak Anda kehilangan darah,  beberapa wanita dapat merasakan ketika menstruasi mereka cenderung banyak. Jika aliran darah cenderung berlebihan, cobalah ganti pembalut setiap jam atau beberapa jam sekali. Jika Anda melihat adanya gumpalan besar, konsultasikan pada dokter kandungan Anda.

Mengapa tidak datang bulan?

Apakah ‘tidak datang bulan’ berarti hamil atau ada yang salah? Belum tentu. Datang bulan yang datang terlambat atau tidak datang bulan rutin memang dapat terjadi pada wanita muda di awal-awal menstruasi. Sedangkan hal lain seperti stres, kehilangan berat badan drastis, dan berolahraga terlalu berat, juga dapat membuat menstruasi menjadi tak teratur.

Beberapa alat pencegah kehamilan juga dapat menyebabkan menstruasi berhenti. Bicarakan dengan dokter kandungan jika siklus menstruasi Anda tiba-tiba berhenti atau terlambat.

Apakah nyeri saat menstruasi itu normal?

Beberapa orang kerap merasa nyeri saat jelang menstruasi. Nyeri saat menstruasi biasanya dirasakan di perut, punggung (bawah) maupun keduanya.

Jika Anda mengalami nyeri menstruasi yang intens dan tak henti-henti, segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan. Nyeri menstruasi yang tak kunjung henti pada daerah panggul dapat mengindikasikan gejala gangguan reproduksi serius, seperti endometriosis (pertumbuhan jaringan tak normal di bagian luar rahim).

Apakah wanita yang serumah datang bulan bersamaan?  

Beberapa orang percaya, wanita yang hidup serumah dapat mengalami siklus menstruasi bersamaan atau “menstrual synchrony ”. Sayangnya, fakta ini belum terbukti secara ilmiah.

Berapa siklus normal menstruasi?

Banyak wanita memiliki siklus menstruasi yang bervariasi satu dengan lainnya. Ada yang mengalami menstruasi setiap 21 hari sekali, 28 hari sekali dan 35 hari sekali. Namun manakah siklus menstruasi yang normal?

Para wanita kerap mengalami siklus menstruas 21 hingga 35 hari sekali. Pada wanita yang masih muda atau remaja, siklus menstruasi dapat terjadi tak teratur dan bervariasi antara 21 hingga 45 hari sekali. Namun tak ada salahnya mencatat siklus bulanan Anda mulai sekarang pada kalender di rumah. Ini akan membantu dokter kandungan mengetahui apakah ini siklus yang normal bagi Anda.

Apa yang membuat menstruasi terasa lebih buruk?

Sebuah penelitian di tahun 2010 menemukan jika wanita yang merasa sangat stres memiliki risiko di atas dua kali lipat mengalami perburukan saat menstruasi.

Jika mengalami perdarahan diluar siklus menstruasi berarti ada gangguan?

Belum tentu demikian. Namun sebaiknya Anda segera menemui dokter kandungan untuk menemukan penyebab sebenarnya. Perdarahan diluar siklus menstruasi dapat disebabkan berbagai hal, hanya beberapa saja yang mengarah pada gangguan serius.

Normalkah mengalami gumpalan atau mengeluarkan gumpalan saat menstruasi?

Banyak wanita mendapati gumpalan darah, atau penggumpalan darah saat menstruasi. Ini dapat terjadi  dari waktu ke waktu, khususnya pada hari-hari dengan aktivitas berat menjelang menstruasi. Jika gumpalan yang terjadi berukuran besar, atau darah yang dikeluarkan hingga memenuhi pembalut  hingga Anda perlu mengganti pembalut setiap dua atau tiga jam, hubungi dokter Anda.

Dapatkah hamil saat menstruasi?

Banyak orang percaya, berhubungan intim saat masih menstruasi tidak akan membuat hamil. Sayangnya, tidak demikian faktanya. Perempuan bisa hamil kapan saja selama siklus menstruasi terjadi. Kendati dikatakan,  kemungkinan hamil akan lebih besar ketika wanita mengalami ovulasi (yakni 10 hingga 16 hari sebelum menstruasi berikutnya).

Apakah  darah coklat ketika menstruasi itu normal?

Warna darah yang dikeluarkan saat menstruasi bervariasi, mulai dari merah segar hingga coklat gelap, dan ini masih dalam batas normal. Dan, warna yang berbeda juga dapat terjadi pada satu periode menstruasi.

Apa yang dapat meringankan gejala PMS (premenstrual syndrome )?

Faktanya, wanita yang rutin melakukan aerobik, bersepeda 30 menit, jalan cepat maupun berlari dapat mengurangi risiko terjadinya gejala PMS. Makanan kaya kalsium dan karbohidrat kompleks juga dikatakan dapat membantu meredakan gejala PMS. Beberapa ahli juga menyarankan para wanita mencukupi kebutuhan tidur, menghindari kafein dan alkohol serta mengurangi konsumsi garam, lemak, dan gula untuk mengurangi risiko PMS.

 

sumber nova