Produk Kecantikan yang Tak Harus Dimiliki

KOMPAS.com – Saat ini banyak berbagai macam produk kecantikan tersedia di pasaran. Harganya pun beragam, mulai dari yang terjangkau hingga yang bikin kita geleng-geleng kepala. Haruskah kita memakai semua produk kecantikan?

Menurut Dr Harold Lancer, MD, FAAD, dokter kulit dengan klien para selebriti Hollywood, yang kita butuhkan hanya sabun muka dan sabun tubuh yang bagus, serta tabir surya sekaligus pelembab. Bahkan ia mengatakan, metode bagaimana menggunakan produk perawatan kulit sebenarnya lebih penting daripada produk itu sendiri. Ini daftar produk skincare yang menurutnya tak harus kita miliki:

Krim yang berbeda untuk wajah, leher, dan dada. Produk kecantikan yang Anda gunakan untuk wajah bisa digunakan untuk leher dan dada juga, kata Lancer. Jadi jika Anda memiliki pelembab wajah yang sangat baik untuk antiaging, pastikan juga untuk mengaplikasikannya pada leher.

Produk kecantikan supermahal. Mahal tidak selalu berarti bagus, kata Lancer. Seringkali beberapa produk kecantikan mewah sarat dengan bahan tambahan, yang malah menimbulkan alergi. Menurut Lancer yang terpenting adalah vitamin. Jika Anda sehat, vitamin sehari-hari juga sudah cukup. Misalnya, Anda tidak perlu ribuan tambahan vitamin D per hari, kecuali Anda tahu pasti kekurangan itu -yang seringkali sebenarnya tidak terjadi. Jadi pelembab dasar, pembersih, dan produk SPF harus bekerja dengan baik untuk semua orang.

Hydrating serum. Menurut Lancer penggunaan hydrating serum untuk sehari-hari terlalu berlebihan. Serum sangat baik digunakan pasca perawatan. Namun, jika Anda memiliki kulit sensitif sepanjang waktu, penggunaan serum akan membantu “menenangkan” kulit Anda.

Tabir surya dengan SPF di atas 30. SPF 15 akan memblokir sekitar 95 persen sinar UVA/UVB (ultra violet), dan itu bagus. Dengan SPF 30, kulit hampir terlindung dari sinar UV mendekati 100 persen. Jadi pada dasarnya, SPF lebih dari 30 adalah sedikit berlebihan. Dan semua tabir surya harus diterapkan kembali setelah berenang atau berkeringat.

Cara Mengatasi Kulit Stres

Jika kita stres, kulit pun menjadi ikut-ikutan ‘stres’. Bagaimana rupa kulit yang stres?

Cara Mengatasi Kulit Stres

Banyak masalah yang datang tak terduga, keinginan-keinginan yang tidak sesuai dengan harapan, tekanan dari atasan, dan sebagainya, bisa memicu timbulnya stres. Sehingga, munculah hasrat untuk mencari pelarian, misalnya merokok, minum obat tidur atau minuman-minuman beralkohol.

Dengan adanya kebiasaan-kebiasaan baru yang tidak bagus ini, justru akan memicu kondisi kulit yang buruk karena pada saat stres, hormon cortisol yang bisa memperlambat pembentukan struktur kulit akan keluar. Pertumbuhan kolagen dan sel-sel tubuh pun melambat. Cobalah untuk menghilangkan stres dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti shopping , berenang, baca buku yang menginspirasi hidup, dan sebagainya. Dengan begitu, hormon cortisol akan mereda dengan sendirinya.

Apabila pikiran sudah mulai tenang, lapisan-lapisan kulit yang beregenerasi pada malam hari saat kita tidur, akan normal kembali. Ini sangat penting untuk kita yang sudah memasuki usia 35+, dimana regenerasi kulit juga sudah agak sulit karena faktor usia.

Seperti Apa  

Kulit yang Stres?  
● Kusam
● Kering
● Sensitif
● Berminyak
● Berjerawat
● Timbul kerutan halus

Kembalikan  Kulit Segar!
Saatnya mengembalikan wajah cerah dengan:
 Rajin bersihkan wajah.  
Bersihkan wajah pagi dan sore hari. Lakukan facial  sebulan sekali untuk mengeluarkan komedo.

 Menu sehat.
Mengonsumsi makanan rendah lemak dan bergizi, buah-buahan, sayur-sayuran, serta ikan sangat disarankan.

 Olahraga ringan.
Olahraga akan membuat peredaran darah ke kulit lebih lancar, sehingga suplai nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh kulit pun tercukupi.

 Minum air putih.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa minum air putih 6 – 8 gelas sehari akan menjaga kulit tetap segar, kenyal dan lembap.

 Pakai produk perawatan.
Gunakan produk perawatan kulit untuk pembersih, pelembap, krim pagi, krim malam dan krim mata.

 Tidur cukup.
Mencukupi waktu tidur di malam hari sangat penting (8 jam), karena selama kita tidur tubuh atau kulit melakukan proses memperbaiki diri dari berbagai kerusakan sel yang terjadi akibat stres.

Normalkah Menstruasi Anda?

Normalkah Menstruasi Anda

 

Tahukah Anda berapa lama durasi menstruasi normal sekali periode? Atau benarkah rasa nyeri yang menyertai menstruasi adalah pertanda ada hal yang salah dengan reproduksi wanita? Kendati sudah setiap kali mengalami,  tak menjadikan wanita paling memahami siklus menstruasinya. Berikut beberapa hal soal menstruasi yang patut diketahui, dirangkum dari beberapa sumber.

Berapa lama menstruasi?

Cobalah mulai mencatat, berapa lama Anda mengalami menstruasi setiap kali siklus? Apakah selama 2 hingga 3 hari, 3 hingga 5 hari, atau 6 hingga 7 hari.

Berdasarkan kacamata medis, durasi menstruasi paling umum berlangsung 3 hingga 5 hari. Namun durasi menstruasi 2 hingga 7 hari dikatakan masih masuk dalam ambang normal. Jika Anda mengalami menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu dan berubah dari biasa, sebaiknya hubungi dokter kandungan untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Berapa banyak darah menstruasi?

Tahukah Anda, berapa banyak darah menstruasi normal dikeluarkan wanita per periode? Jawabnya adalah 2 sendok makan.  Kendati  tak mudah mengukur berapa banyak Anda kehilangan darah,  beberapa wanita dapat merasakan ketika menstruasi mereka cenderung banyak. Jika aliran darah cenderung berlebihan, cobalah ganti pembalut setiap jam atau beberapa jam sekali. Jika Anda melihat adanya gumpalan besar, konsultasikan pada dokter kandungan Anda.

Mengapa tidak datang bulan?

Apakah ‘tidak datang bulan’ berarti hamil atau ada yang salah? Belum tentu. Datang bulan yang datang terlambat atau tidak datang bulan rutin memang dapat terjadi pada wanita muda di awal-awal menstruasi. Sedangkan hal lain seperti stres, kehilangan berat badan drastis, dan berolahraga terlalu berat, juga dapat membuat menstruasi menjadi tak teratur.

Beberapa alat pencegah kehamilan juga dapat menyebabkan menstruasi berhenti. Bicarakan dengan dokter kandungan jika siklus menstruasi Anda tiba-tiba berhenti atau terlambat.

Apakah nyeri saat menstruasi itu normal?

Beberapa orang kerap merasa nyeri saat jelang menstruasi. Nyeri saat menstruasi biasanya dirasakan di perut, punggung (bawah) maupun keduanya.

Jika Anda mengalami nyeri menstruasi yang intens dan tak henti-henti, segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan. Nyeri menstruasi yang tak kunjung henti pada daerah panggul dapat mengindikasikan gejala gangguan reproduksi serius, seperti endometriosis (pertumbuhan jaringan tak normal di bagian luar rahim).

Apakah wanita yang serumah datang bulan bersamaan?  

Beberapa orang percaya, wanita yang hidup serumah dapat mengalami siklus menstruasi bersamaan atau “menstrual synchrony ”. Sayangnya, fakta ini belum terbukti secara ilmiah.

Berapa siklus normal menstruasi?

Banyak wanita memiliki siklus menstruasi yang bervariasi satu dengan lainnya. Ada yang mengalami menstruasi setiap 21 hari sekali, 28 hari sekali dan 35 hari sekali. Namun manakah siklus menstruasi yang normal?

Para wanita kerap mengalami siklus menstruas 21 hingga 35 hari sekali. Pada wanita yang masih muda atau remaja, siklus menstruasi dapat terjadi tak teratur dan bervariasi antara 21 hingga 45 hari sekali. Namun tak ada salahnya mencatat siklus bulanan Anda mulai sekarang pada kalender di rumah. Ini akan membantu dokter kandungan mengetahui apakah ini siklus yang normal bagi Anda.

Apa yang membuat menstruasi terasa lebih buruk?

Sebuah penelitian di tahun 2010 menemukan jika wanita yang merasa sangat stres memiliki risiko di atas dua kali lipat mengalami perburukan saat menstruasi.

Jika mengalami perdarahan diluar siklus menstruasi berarti ada gangguan?

Belum tentu demikian. Namun sebaiknya Anda segera menemui dokter kandungan untuk menemukan penyebab sebenarnya. Perdarahan diluar siklus menstruasi dapat disebabkan berbagai hal, hanya beberapa saja yang mengarah pada gangguan serius.

Normalkah mengalami gumpalan atau mengeluarkan gumpalan saat menstruasi?

Banyak wanita mendapati gumpalan darah, atau penggumpalan darah saat menstruasi. Ini dapat terjadi  dari waktu ke waktu, khususnya pada hari-hari dengan aktivitas berat menjelang menstruasi. Jika gumpalan yang terjadi berukuran besar, atau darah yang dikeluarkan hingga memenuhi pembalut  hingga Anda perlu mengganti pembalut setiap dua atau tiga jam, hubungi dokter Anda.

Dapatkah hamil saat menstruasi?

Banyak orang percaya, berhubungan intim saat masih menstruasi tidak akan membuat hamil. Sayangnya, tidak demikian faktanya. Perempuan bisa hamil kapan saja selama siklus menstruasi terjadi. Kendati dikatakan,  kemungkinan hamil akan lebih besar ketika wanita mengalami ovulasi (yakni 10 hingga 16 hari sebelum menstruasi berikutnya).

Apakah  darah coklat ketika menstruasi itu normal?

Warna darah yang dikeluarkan saat menstruasi bervariasi, mulai dari merah segar hingga coklat gelap, dan ini masih dalam batas normal. Dan, warna yang berbeda juga dapat terjadi pada satu periode menstruasi.

Apa yang dapat meringankan gejala PMS (premenstrual syndrome )?

Faktanya, wanita yang rutin melakukan aerobik, bersepeda 30 menit, jalan cepat maupun berlari dapat mengurangi risiko terjadinya gejala PMS. Makanan kaya kalsium dan karbohidrat kompleks juga dikatakan dapat membantu meredakan gejala PMS. Beberapa ahli juga menyarankan para wanita mencukupi kebutuhan tidur, menghindari kafein dan alkohol serta mengurangi konsumsi garam, lemak, dan gula untuk mengurangi risiko PMS.

 

sumber nova

Tanda Produk Kecantikan Sudah Basi

KOMPAS.com –  Saat ini kita menginginkan produk perawatan kulit lebih alami dan aman bagi kesehatan kulit. Produk alami tak mengandung bahan pengawet yang membantu memperpanjang masa berlaku krim dan serum. Jadi sekarang kita menghadapi pertanyaan: berapa lama, tepatnya, sebelum produk ini dibuang?

Sayangnya, kosmetik dan produk perawatan kulit tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasan mereka, itulah alasan penting bagi konsumen mempelajari berbagai trik untuk mengetahui saatnya untuk membuang produk dan menggantinya dengan yang baru.

Di sini, kita telah menyusun tips kunci untuk Anda ingat saat membereskan kembali rak produk kecantikan Anda. Semua tip ini dikumpulkan dari berbagai sumber-sumber, salah satunya The New York Times.

1. Maskara dan eye liner adalah produk yang sangat dekat dan bersentuhan dengan mata Anda. Untuk itu ada baiknya Anda bertindak lebih hati-hati daripada menyesal. Gunakan produk tersebut hanya tiga bulan setelah dibuka. Semua-produk alami tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama. Tanpa pengawet, produk hanya harus disimpan untuk sekitar satu tahun, bahkan jika belum dibuka.

2. Seperti makanan, make-up mengeluarkan tanda-tanda fisik jika sudah basi. Ini adalah tanda-tanda yang harus Anda perhatikan dalam cat kuku dan krim. Amati perubahan warna dan bau adalah cara terbaik untuk mengetahui saatnya produk tersebut diganti dengan yang baru.

3. Liquid kosmetik seperti  lip gloss, tidak bisa disimpan terlalu lama. Ini juga berlaku untuk foundation dan concealer.  Setelah enam bulan ganti foundation dan concealer Anda  dengan yang baru. Sedangkan  lip gloss hanya bertahan selama empat bulan.

4. Bahan aktif dalam produk seperti  benzoil peroksida dalam gel jerawat hanya bertahan tiga bulan setelah dibuka, sehingga bahan tersebut  tidak akan ampuh lagi. Zat aktif yang terkandung sudah tak bisa bekerja dengan maksimal. Bahan populer lainnya seperti vitamin C, antioksidan, asam glikolat dan retinols mudah rusak jika terkena sinar matahari dan panas.

5. Produk kecantikan yang berbasis bubuk, seperti perona pipi dan foundation memiliki masa kedaluwarsa  jauh lebih lama daripada yang liquid. Bahkan, Anda bisa menggunakan 1,5 sampai 2 tahun.

6. Kosmetik yang dikemas dalam jar memiliki tingkat terkontaminasi oleh bakteri jauh lebih tinggi daripada produk yang dikemas dalam wadah kedap udara atau pompa.

7. Produk kecantikan dengan umur terpanjang adalah parfum. Anda tidak perlu menyingkirkan selama delapan tahun dan Anda bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menyimpannya di lemari es.

Wawasan Tentang Efek Samping Suntik Pemutih

Apakah Efek Samping Suntik Pemutih – Walaupun vitamin C yang merupakan bahan dasar dari Suntik Pemutih yang dapat larut dalam air dan juga apabila asupannya berlebihan bisa dikeluarkan secara otomatis melalui urin namun vitamin C juga mempunyai efek samping bila dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat. Balita tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 400 mg karena bisa diare. Orang dewasa tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 2000 mg sehari karena selain bisa menyebabkan penyakit maag juga bisa mengganggu kerja ginjal.

Efek samping yang ditakutkan adalah terjadinya batu ginjal. Pada seseorang yang mempunyai keturunan penyakit ini, vitamin C yang berlebih bisa mengendap menjadi kristal apalagi bila orang tersebut kurang minum air putih tiap harinya. Gejala yang dirasakan pada pengidap batu ginjal adalah rasa pegal dan sakit di daerah pinggang. Bila timbul gejala ini setelah penyuntikan vitamin C maka harus segera dihentikan pemberian vitamin C.

Sebaiknya juga seseorang yang terbukti mempunyai keturunan penyakit batu ginjal tidak melakukan penyuntikan vitamin C. Pengidap maag juga harus hati-hati, karena vitamin C yang bersifat asam maka sebaiknya konsumsi vitamin C dianjurkan untuk makan terlebih dahulu untuk menghindari rasa perih di daerah lambung. Banyak manfaat yang bisa diambil bila mengkonsumsi vitamin C, tapi yang harus perlu diingat bahwa mengkonsumsi vitamin C bukan merupakan terapi utama tetapi merupakan terapi penunjang.

Harus berhati-hati mengkonsumsi vitamin C bila mempunyai riwayat penyakit maag dan batu ginjal karena bisa memperberat penyakit akibat efek samping Suntik Pemutih ini. Sebetulnya yang paling berbahaya adalah apabila ada penolakan dari tubuh sewaktu dilakukan penyuntikan, maka bisa menyebabkan kematian seketika. Oleh karena itu sebelum melakukan Suntik Pemutih ada baiknya berkunsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang berkompeten dan jangan terlalu berlebihan menggunakan Suntik Pemutih.

Manfaat Suntik Vitamin C

Vitamin C tidak hanya membuat tubuh bugar dan tahan serangan penyakit, tetapi juga membuat kulit sehat dan cantik. Ini karena vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen, antioksidan, antiaging, menghambat pembentukan melanin, serta memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler) yang mampu membuat kulit lebih kencang, kenyal, dan mulus.

Namun, vitamin C tidak diproduksi tubuh sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin ini Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C atau suplemennya (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, atau serbuk). Dari luar, vitamin C dapat bekerja langsung pada kulit dalam bentuk krim atau serum yang dioleskan.

Pilihan lainnya adalah melalui suntik vitamin C. Yang terakhir ini banyak diminati karena dinilai dapat segera memberikan efek bagi tubuh. Meski begitu, tidak semua orang memberikan reaksi yang sama setelah disuntik vitamin C. Jika tubuh tidak mampu menyerap dengan baik vitamin C yang disuntikkan langsung ke pembuluh darah, maka manfaat vitamin C yang didapat pun tidak optimal.

Banyak manfaatnya
Pada dasarnya, kebutuhan orang dewasa akan vitamin C adalah 60 mg per hari. Berikut 5 manfaatnya:

1. Sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas akibat paparan sinar matahari, polusi, dan rokok. Radikat bebas merupakan salah satu penyebab kulit kusam.

2. Sebagai antiaging (antipenuaan dini), karena vitamin C dapat merangsang pertumbuhan sel fibroblas di kulit bagian dalam, selain memperbanyak produksi kolagen. Dengan demikian, kulit dapat tetap kenyal, kencang, serta terhindar dari kerutan-kerutan wajah sebelum waktunya.

3. Memberi efek langsung dalam stimulasi pembentukan kolagen pada kulit, sehingga vitamin C dosis tinggi dapat mempercepat penyembuhan luka atau proses setelah tindakan perawatan. Pasien juga merasa lebih segar dan fit (karena vitamin C memperkuat sistem imunitas) dan pada beberapa pasien kulit jadi tampak lebih cerah.

4. Mengurangi flek-flek akibat penuaan dini pada kulit dengan cara menghambat pembentukan melanin.

5. Mampu mencegah timbulnya memar di kulit dengan memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler).

Catatan: Manfaat vitamin C pada kulit (seperti disebut di atas) akan terjadi bila kadar vitamin C yang mencapai kulit dalam konsentrasi cukup.

sumber kompas female

Memahami Suntik Pemutih dan Suntik Vitamin C

Suntik Pemutih umumnya berisi zat antioksidan. Antioksidan utmanya berupa vitamin C dosis tinggi (1000 s/d 4000 mg) dicampur dengan glutation (600 mg).
Banyak juga yang menambahkan plasenta, yaitu ari-ari bayi untuk menumbuhkan sel-sel baru yang muda. Plasenta, bisa berasal dari manusia atau hewan, baik yang halal (sapi) atau haram (babi). Untuk muslim, plasenta ini tidak halal. Bayangkan resikonya kalau sampai masuk langsung kedalam darah! Apalagi sebenarnya zat ini fungsi utamanya bukan utnuk memutihkan kulit.
Cara zat itu dimasukkan ke dalam tubuh, melalui injeksi pada otot di bokong (intramuskuler) atau langsung ke pembuluh darah balik (intravena/infuse). Perbedaan cara mnyuntikkan di bokong dengan infuse adalah masalah dosis. Vitamin C kalau disuntikkan pada otot bokong terasa sangat nyeri, oleh sebab itu hanya bisa dosis kecil (100 mg) sekali suntik. Cara ini banyak ditawarkan di salon kecantikan dan dilakukan bukan oleh tenaga medis sehingga beresiko.
Sebenarnya dosis 100 mg tidak banyak manfaatnya karena hampir sama dengan tablet vitamin C yang diminum (peroral). Oleh sebab itu hati-hati dengan tawaran suntik pemutih di salon. Karena konsumen tidak mengerti, sering dikenakan biaya mahal.
Sedangkan infuse pemutih umumnya dilakukan oleh dokter spesialis kulit atau perawat terlatih yang diawasi oleh dokter. Vitamin C dosis tinggi (1000-4000 mg) di encerkan dengan cairan infuse larutan garam faal (NaCl 0,9%) sebanyak 50-100 cc, diinfuskan melalui pembuluh darah balik di lengan, perlahan-lahan selama 10-15 menit. Untuk tujuan mencerahkan warna kulit umumnya frekuensi infuse satu atau 2 kali seminggu selama 6 sampai 8 kali. Biaya sekitar 200 ribu hingga 350 ribu sekali infuse tergantung dosis, kwalitas obat dan alat.

Vitamin C

Didalam tubuh manusia, vitamin C (asam askarbonat) adalah antioksidan utama dan terkuat. Vitamin C tidak dibentuk oleh tubuh, harus didapat dari luar melalui makanan atau suplemen (diminum atau disuntikkan). Makanan yang banyak mengandung vitamin C terutama buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, lemon, papaya, tomat dan sayur-sayuran.
Fungsi vitamin C untuk kulit adalah mempertahankan dan membentuk kolagen sehingga kulit tetap kenyal dan lentur, mengurangi pembentukan melanin yang berarti kulit (seluruh tubuh) akan berwarna lebih terang seta cerah (efek ini yang diutamakan dalam suntik penutih). Selain itu melindungi kulit dari sinar UV (terbakar, flek, kanker, alergi) dan radikal bebas dari lingkungan, juga mempercepat penyembuhan luka.
Vitamin C membantu system syaraf bekerja dengan baik. Penyerapan besi dan kalsium diperbaiki dengan adanya vitamin C, dan menambah kekuatan tubuh melawan infeksi. Manfaat lainmeningkatkan kadar kolesterol HDL (baik), mencegah terbentuknya kolesterol LDL 9jahat), menghambat penyumbatan pembuluh darah. Vitamin C juga berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah influenza dan menghindarkan perdarahan gusi. Dan juga dapat memperlambat timbulnya katarak ( kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan buta) terhadap mata.
Dosis yang dianjurkan hanya 90 mg (pria) dan 75 mg (wanita) perhari. Dosis maksimum untuk jangka lama 2000 mg jangka pendek 3000 mg. ada pendapat ahli mengatakan bahwa dosis vitamin C tidak dapat lebih banyak dari 250-500mg. pandapat lain ialah tubuh hanya mempu menyimpan/menyerap 1200 mg dalam 3 minggu.
Sifat vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, disaring diginjal dan dibuang melalui air seni. Kelebihan dosis akan dibuang melalui air seni, dan ginjal akan bekerja keras menyaringnya.
Perhatian: Vitamin C dosis tinggi seperti suntik pemutih hanya boleh dilakukan jangka pendek, karena membebani ginjal. Memang masih ada beda pendapat menganai vitamin C dosis tinggi seperti yang digunakan pada suntik pemutih.
Ada yang mengatakan tidak ada gunanya karena yang diserap hanya sebagian kecil yang lain terbuang melalui urin, tapi ada juga penelitan yang membuktikan sebaliknya. Karena masalah dosis inilah maka supaya aman pada suntik pemutih ditambahkan zat antioksidan lain (misalnya glutation) sehingga dosis Vitamin C tidak perlu terlalu tinggi, efek sampingnya terhadap organ tubuh lain sedikit, tetapi efek antioksidannya tercapai.

Apa itu antioksidan?
Antioksidan adalah zat yang dapat menetralkan radikal bebas sehingga tidak membahayakan tubuh. Radikal bebas adalah electron ‘jahat’ yang menyerang sel-sel tubuh (termasuk kulit), sehingga sel cepat rusak, menua dan mempercepat timbulnya kanker.
Radikal bebas ini bisa berasal dari tubuh sendiri akibat makan berlebihan kalori, pengawet dan penyedap makanan, stress fisik dan emosi dan atau dari lingkungan berupa polusi, sinar ultra violet dari matahari, asap rokok, penyakit, diet ketat dan salah dll.
Secara alami, tubuh memproduksi antioksidan sendiri tetapi kadang jumlahnya tidak mancukupi dan harus ditambah dari luar, dapat melalui makanan yang banyak mengandung antioksidan yaitu sayuran dan buah-buahan, atau euplemen (tambahan) yang diminum maupun disuntikkan. Antioksidan antara lain vitamin C, vitamin A, dan vitamin E, mineral selenium (sel) dan seng (zinc).

Jangan Mengoleskan Produk Kecantikan Berlebihan

KOMPAS.com – Ada kesalahpahaman umum yang dipercaya banyak wanita tentang produk kecantikan. Menurut kepercayaan populer tersebut, semakin banyak produk yang digunakan dalam merawat wajah, kulit akan semakin bagus.

Akan tetapi pendapat Ranella Hirsch, assistant clinical professor dermatology, Boston University School of Medicine justru sebaliknya. Cukup lakukan rutinitas singkat dan tepat akan membuat kulit Anda sehat dan indah.

• Perlindungan wajah
Fokus rutinitas pagi Anda pada perlindungan kulit wajah. Selalu awali dengan membersihkan wajah dengan pembersih yang lembut dalam formulasi apa saja yang paling sesuai dengan kulit Anda. Lalu oleskan serum antioksidan jika Anda suka dan selesaikan dengan pelembap, kemudian tabir surya. Anda dapat memilih produk pelembap dan tabir surya secara terpisah atau yang tersedia dalam satu kemasan.

• Bereskan masalah malam hari
Kalau pagi hari fokus pada perlindungan, perawatan malam hari difokuskan untuk mengatasi semua masalah kulit utama Anda. Cuci dengan pembersih yang sama, kemudian terapkan bahan aktif yang tepat. Misalnya, jika Anda menyadari garis-garis halus, pertimbangkan krim yang mengandung peptide. Jika garis-garisnya lebih dalam lagi, konsultasikan dengan dokter kulit Anda tentang retinoid. Sedangkan untuk masalah jerawat, cobalah pengobatan asam salisilat.

• Lakukan dengan singkat
Setiap rutinitas, pagi dan malam, tidak perlu memakan waktu lebih dari lima menit. Bersihkan, dan kemudian melanjutkan ke langkah berikutnya. Kulit yang basah akan memaksimalkan penetrasi krim kecantikan (kecuali produk dengan resep dokter).

• Jangan berlebihan
Anda hanya membutuhkan sebuah lapisan tipis produk yang paling aktif. Wanita biasanya mengoleskan krim  terlalu banyak dan berlebihan. Sekali seminggu, manjakan diri Anda dengan perawatan kulit ekstra. Jika kulit Anda berminyak dan tidak menggunakan produk berbahan aktif retinol malam hari, lakukan masker peeling.  Sedangkan bagi kulit kering oleskan masker ceramide.

 

Sumber: Allure

5 Kebiasaan Yang Perlu Diubah Agar Kulit Tetap Cantik

KOMPAS.com – Tahukah Anda, bahwa kerutan, kantung mata, dan kulit kemerahan tak hanya disebabkan oleh matahari atau genetik? Hal-hal kecil yang Anda lakukan setiap harinya bisa jadi penyebab itu semua. Untuk mendapatkan kulit yang cantik dan bagus, mungkin hanya perlu mengubah kegiatan-kegiatan kecil sehari-hari Anda saja. Berikut tips yang diberikan oleh Mary P. Lupo, MD, dermatologis dari New Orleans, Amerika:

1. Kebiasaan mengeksfoliasi kulit wajah dengan butiran-butiran (scrubs) dari bahan-bahan yang keras bisa merusak kulit. Terkadang ada beberapa produsen produk kecantikan memiliki eksfoliator dari benda-benda seperti kerang yang dihaluskan, kacang, atau biji-bijian. Sayangnya, benda-benda tersebut terkadang masih memiliki sudut-sudut yang tajam, dan tak jarang melukai kulit.

Sebaiknya ganti dengan scrub yang kecil dan bundar. David Bank, MD, dermatologis dari Mt. Kisco, New York mengatakan, jika Anda memiliki kulit wajah yang sensitif, coba gunakan eksfoliator dari baking soda. Cukup campurkan baking soda secukupnya dengan air hingga menjadi pasta. Lalu, gunakan sebagai scrub.

2. Kebiasaan mandi atau berendam dengan air hangat/panas terlalu lama bisa mengikis kulit. Terlalu lama mandi dengan air panas bisa membuat lapisan lipid (pengikat sel kulit yang membuatnya tetap lembab) jadi terkikis. Memang, beberapa jam kemudian lipid akan terbentuk kembali, namun selama proses tersebut, kelembaban tubuh terhilang dalam jumlah yang cukup banyak. Belum lagi jika air memiliki kandungan klorin yang bisa membuat kulit kering dan teriritasi. Jika memang harus mandi dengan air panas, usahakan tak lebih dari 10 menit, demi menjaga agar kulit tetap segar dan lembab.

3. Cek rutin ke dokter mata. Gerakan otot yang berulang, seperti mengernyit, bisa menyebabkan kerutan atau garis halus sementara (di antara alis dan di bagian luar mata) menjadi permanen. Kebanyakan wanita tak menyadari bahwa mereka harus memeriksakan mata mereka secara rutin, setidaknya dua tahun sekali. Apalagi ketika mereka mulai menyadari bahwa mereka mengalami kesulitan penglihatan, tanpa sadar kita akan mengernyit, hingga menghasilkan kerutan. Entah Anda mulai merasa ada yang salah dengan penglihatan atau tidak, mata Anda sebaiknya rutin diperiksa. Jangan malu pula untuk mengenakan kacamata hitam ketika berada di luar ruangan di siang hari. Selain untuk menghindari kerutan, juga untuk mencegah katarak yang bisa terjadi akibat terkena paparan sinar matahari langsung dan sering.

4. Kebiasaan menata rambut usai mencuci wajah di pagi hari? Sebaiknya ubah kebiasaan ini. Mengapa? Karena secara tak disadari, produk-produk penata rambut bisa tersangkut di anak-anak rambut, yang ada di sekitar wajah. Ujung-ujungnya, akan ada jerawat-jerawat di sekitar anak rambut dan pori-pori tersumbat akibat produk-produk penata rambut. Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah, jika Anda sudah keramas di malam hari, tatalah rambut di pagi hari. Lakukan penataan rambut dulu, lalu bersihkan wajah Anda. Jika hal ini merepotkan, Anda bisa membersihkan wajah usai penataan rambut dengan tisu basah khusus wajah atau untuk bayi sebelum menggunakan make-up.

5. Tidur menyamping. Jika Anda seperti kebanyakan orang yang terbangun karena alarm, tapi tak langsung beraktivitas, kemungkinan terbesar Anda masih menempelkan wajah di bantal sebentar. Gravitasi bisa menyebabkan cairan mengumpul di bagian bawah mata, menyebabkan bawah mata bengkak. Ketika ini terjadi setiap hari, maka akan terjadi kantung mata.

Mereka yang tidur menyamping juga cenderung memiliki kerutan. Garis-garis akibat seprai yang tertinggal di wajah, jika terjadi setiap hari akan menjadi permanen. Karena lipatan atau kerutan yang terjadi setiap hari dan terus-menerus menyebabkan kolagen rusak. Ada baiknya Anda mencoba melatih diri untuk tidur telentang. Boleh coba dengan tidur menggunakan bantal travel yang bentuknya mirip tapal kuda. Atau, letakkan bantal kecil di bagian bawah lutut. Ini akan memberikan tulang punggung Anda sokongan netral dan membuat Anda tak ingin membalikkan tubuh. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengganti seprai dengan seprai sutera yang jarang menggumpal, sehingga tak akan meninggalkan guratan pada wajah.

Sumber: health.com

Posisi Tidur Pengaruhi Kecantikan Kulit

KOMPAS.com – Jika kita bertanya pada Patricia Farris, MD, asisten profesor klinis bidang dermatologi di Tulane University School of Medicine, mengenai bagaimana posisi tidur yang terbaik, Farris akan menjawab, posisi terlentang lebih baik ketimbang tengkurap. Sebab, posisi tengkurap atau menyamping dapat berpengaruh pada pembentukan kerutan pada wajah dan mata. Posisi ini bisa menimbulkan goresan atau garis yang membekas permanen pada kulit.

Lalu bagaimana jika kita sudah terbiasa untuk tidur dengan posisi tengkurap atau menyamping? Coba ganti sarung bantal dengan bahan dari satin. Tekstur kain satin yang halus seperti sutera dapat membebaskan kulit wajah dari kerutan. Lalu, pakai juga selimut agar kita lebih rileks dan suhu tubuh selalu hangat. Kondisi ini akan membuat tidur kita lebih berkualitas sehingga kerja hormon melatonin makin efektif bagi kulit.

Selain posisi tidur, kita juga harus memperhatikan bantal yang kita gunakan. Usahakan posisi kepala lebih tinggi daripada jantung saat tidur. Tujuannya, agar ketika bangun, mata tidak terlihat bengkak. “Posisi kepala yang sejajar dengan jantung saat tidur, akan membuat aliran darah mengumpul pada wajah,” Farris melengkapi.

Jangan lupa untuk mengaplikasikan posisi tidur yang benar ini. Setelah itu, lihat bagaimana perubahan kulit wajah kita.

(Prevention Indonesia Online/Intan Sari Boenarco/Siagian Priska)