Cara Mengatasi Kulit Stres

Jika kita stres, kulit pun menjadi ikut-ikutan ‘stres’. Bagaimana rupa kulit yang stres?

Cara Mengatasi Kulit Stres

Banyak masalah yang datang tak terduga, keinginan-keinginan yang tidak sesuai dengan harapan, tekanan dari atasan, dan sebagainya, bisa memicu timbulnya stres. Sehingga, munculah hasrat untuk mencari pelarian, misalnya merokok, minum obat tidur atau minuman-minuman beralkohol.

Dengan adanya kebiasaan-kebiasaan baru yang tidak bagus ini, justru akan memicu kondisi kulit yang buruk karena pada saat stres, hormon cortisol yang bisa memperlambat pembentukan struktur kulit akan keluar. Pertumbuhan kolagen dan sel-sel tubuh pun melambat. Cobalah untuk menghilangkan stres dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti shopping , berenang, baca buku yang menginspirasi hidup, dan sebagainya. Dengan begitu, hormon cortisol akan mereda dengan sendirinya.

Apabila pikiran sudah mulai tenang, lapisan-lapisan kulit yang beregenerasi pada malam hari saat kita tidur, akan normal kembali. Ini sangat penting untuk kita yang sudah memasuki usia 35+, dimana regenerasi kulit juga sudah agak sulit karena faktor usia.

Seperti Apa  

Kulit yang Stres?  
● Kusam
● Kering
● Sensitif
● Berminyak
● Berjerawat
● Timbul kerutan halus

Kembalikan  Kulit Segar!
Saatnya mengembalikan wajah cerah dengan:
 Rajin bersihkan wajah.  
Bersihkan wajah pagi dan sore hari. Lakukan facial  sebulan sekali untuk mengeluarkan komedo.

 Menu sehat.
Mengonsumsi makanan rendah lemak dan bergizi, buah-buahan, sayur-sayuran, serta ikan sangat disarankan.

 Olahraga ringan.
Olahraga akan membuat peredaran darah ke kulit lebih lancar, sehingga suplai nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh kulit pun tercukupi.

 Minum air putih.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa minum air putih 6 – 8 gelas sehari akan menjaga kulit tetap segar, kenyal dan lembap.

 Pakai produk perawatan.
Gunakan produk perawatan kulit untuk pembersih, pelembap, krim pagi, krim malam dan krim mata.

 Tidur cukup.
Mencukupi waktu tidur di malam hari sangat penting (8 jam), karena selama kita tidur tubuh atau kulit melakukan proses memperbaiki diri dari berbagai kerusakan sel yang terjadi akibat stres.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s