Rahasia Kecantikan di Usia 20an

Kebutuhan kulit berbeda di tiap usia, lengkapi perawatan serta produk yang tepat di usia 20-an.

  • Menurut Skin Cancer Foundation (SCF), 90% dari penyebab permasalahan kulit adalah paparan sinar matahari. Jika Anda terbiasa tak peduli pada perawatan kulit, dengan enggan melapisi tabir surya, cobalah berpikir lagi. Inilah saat paling tepat untuk ‘menabung’, dengan rutin melakukan perawatan kulit. Pemilihan serum, pelembap, dan tabir surya, yang disesuaikan dengan jenis kulit,  merupakan langkah yang tepat.   Untuk pelembap, pilih tekstur lotion yang lebih kaya air, jika Anda  memiliki kulit cenderung berminyak. Jika Anda memiliki kulit  yang  cenderung kering, pilih pelembap bertekstur creamy dengan kandungan minyak yang lebih banyak.
  • Anda memiliki masalah dengan jerawat? Well, adult acne ini memang  memerlukan penanganan ekstra. Membersihkan wajah secara teratur bisa dilakukan dengan memilih produk yang mengandung alpha hidroxy acid dan glycolic acid untuk membantu ‘melawan’ jerawat tanpa menyebabkan iritasi. Ingin perawatan yang lebih natural? Coba pilih produk perawatan yang mengandung tea tree oil.
  • Meski belum muncul kerut di area mata, ada baiknya Anda memilih perawatan yang tepat untuk kulit di area ini. Gunakan eye cream andalan, aplikasikan  tiap pagi dan malam hari menggunakan jari manis dengan cara menepuknya secara perlahan. Penggunaan jari manis membantu meminimalkan penekanan pada kulit area mata yang memang lebih tipis.
  • Tak dapat dipungkiri, kulit memang tampak lebih maksimal di usia ini. Untuk itu, kalau tak terlalu penting,   Anda tak perlu melapisinya lagi dengan foundation atau concealer yang membuat wajah tampak terlalu ‘berat’. Pemilihan tinted moisturizer atau BB cream bisa menjadi salah satu pengganti.
  • Untuk tata rias wajah, bermain-mainlah dengan berbagai gaya, mulai dari palet eye shadow, eye liner, dan sejenisnya. Untuk   bibir,  pilih  warna segar, seperti pink, salmon, sampai warna klasik seperti merah. Untuk tampilan lebih seksi, pulasan bronzer bisa menjadi pengganti blush on pada pipi.

sumber Femina

Wawasan Tentang Efek Samping Suntik Pemutih

Apakah Efek Samping Suntik Pemutih – Walaupun vitamin C yang merupakan bahan dasar dari Suntik Pemutih yang dapat larut dalam air dan juga apabila asupannya berlebihan bisa dikeluarkan secara otomatis melalui urin namun vitamin C juga mempunyai efek samping bila dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat. Balita tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 400 mg karena bisa diare. Orang dewasa tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 2000 mg sehari karena selain bisa menyebabkan penyakit maag juga bisa mengganggu kerja ginjal.

Efek samping yang ditakutkan adalah terjadinya batu ginjal. Pada seseorang yang mempunyai keturunan penyakit ini, vitamin C yang berlebih bisa mengendap menjadi kristal apalagi bila orang tersebut kurang minum air putih tiap harinya. Gejala yang dirasakan pada pengidap batu ginjal adalah rasa pegal dan sakit di daerah pinggang. Bila timbul gejala ini setelah penyuntikan vitamin C maka harus segera dihentikan pemberian vitamin C.

Sebaiknya juga seseorang yang terbukti mempunyai keturunan penyakit batu ginjal tidak melakukan penyuntikan vitamin C. Pengidap maag juga harus hati-hati, karena vitamin C yang bersifat asam maka sebaiknya konsumsi vitamin C dianjurkan untuk makan terlebih dahulu untuk menghindari rasa perih di daerah lambung. Banyak manfaat yang bisa diambil bila mengkonsumsi vitamin C, tapi yang harus perlu diingat bahwa mengkonsumsi vitamin C bukan merupakan terapi utama tetapi merupakan terapi penunjang.

Harus berhati-hati mengkonsumsi vitamin C bila mempunyai riwayat penyakit maag dan batu ginjal karena bisa memperberat penyakit akibat efek samping Suntik Pemutih ini. Sebetulnya yang paling berbahaya adalah apabila ada penolakan dari tubuh sewaktu dilakukan penyuntikan, maka bisa menyebabkan kematian seketika. Oleh karena itu sebelum melakukan Suntik Pemutih ada baiknya berkunsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang berkompeten dan jangan terlalu berlebihan menggunakan Suntik Pemutih.

Memahami Suntik Pemutih dan Suntik Vitamin C

Suntik Pemutih umumnya berisi zat antioksidan. Antioksidan utmanya berupa vitamin C dosis tinggi (1000 s/d 4000 mg) dicampur dengan glutation (600 mg).
Banyak juga yang menambahkan plasenta, yaitu ari-ari bayi untuk menumbuhkan sel-sel baru yang muda. Plasenta, bisa berasal dari manusia atau hewan, baik yang halal (sapi) atau haram (babi). Untuk muslim, plasenta ini tidak halal. Bayangkan resikonya kalau sampai masuk langsung kedalam darah! Apalagi sebenarnya zat ini fungsi utamanya bukan utnuk memutihkan kulit.
Cara zat itu dimasukkan ke dalam tubuh, melalui injeksi pada otot di bokong (intramuskuler) atau langsung ke pembuluh darah balik (intravena/infuse). Perbedaan cara mnyuntikkan di bokong dengan infuse adalah masalah dosis. Vitamin C kalau disuntikkan pada otot bokong terasa sangat nyeri, oleh sebab itu hanya bisa dosis kecil (100 mg) sekali suntik. Cara ini banyak ditawarkan di salon kecantikan dan dilakukan bukan oleh tenaga medis sehingga beresiko.
Sebenarnya dosis 100 mg tidak banyak manfaatnya karena hampir sama dengan tablet vitamin C yang diminum (peroral). Oleh sebab itu hati-hati dengan tawaran suntik pemutih di salon. Karena konsumen tidak mengerti, sering dikenakan biaya mahal.
Sedangkan infuse pemutih umumnya dilakukan oleh dokter spesialis kulit atau perawat terlatih yang diawasi oleh dokter. Vitamin C dosis tinggi (1000-4000 mg) di encerkan dengan cairan infuse larutan garam faal (NaCl 0,9%) sebanyak 50-100 cc, diinfuskan melalui pembuluh darah balik di lengan, perlahan-lahan selama 10-15 menit. Untuk tujuan mencerahkan warna kulit umumnya frekuensi infuse satu atau 2 kali seminggu selama 6 sampai 8 kali. Biaya sekitar 200 ribu hingga 350 ribu sekali infuse tergantung dosis, kwalitas obat dan alat.

Vitamin C

Didalam tubuh manusia, vitamin C (asam askarbonat) adalah antioksidan utama dan terkuat. Vitamin C tidak dibentuk oleh tubuh, harus didapat dari luar melalui makanan atau suplemen (diminum atau disuntikkan). Makanan yang banyak mengandung vitamin C terutama buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, lemon, papaya, tomat dan sayur-sayuran.
Fungsi vitamin C untuk kulit adalah mempertahankan dan membentuk kolagen sehingga kulit tetap kenyal dan lentur, mengurangi pembentukan melanin yang berarti kulit (seluruh tubuh) akan berwarna lebih terang seta cerah (efek ini yang diutamakan dalam suntik penutih). Selain itu melindungi kulit dari sinar UV (terbakar, flek, kanker, alergi) dan radikal bebas dari lingkungan, juga mempercepat penyembuhan luka.
Vitamin C membantu system syaraf bekerja dengan baik. Penyerapan besi dan kalsium diperbaiki dengan adanya vitamin C, dan menambah kekuatan tubuh melawan infeksi. Manfaat lainmeningkatkan kadar kolesterol HDL (baik), mencegah terbentuknya kolesterol LDL 9jahat), menghambat penyumbatan pembuluh darah. Vitamin C juga berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah influenza dan menghindarkan perdarahan gusi. Dan juga dapat memperlambat timbulnya katarak ( kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan buta) terhadap mata.
Dosis yang dianjurkan hanya 90 mg (pria) dan 75 mg (wanita) perhari. Dosis maksimum untuk jangka lama 2000 mg jangka pendek 3000 mg. ada pendapat ahli mengatakan bahwa dosis vitamin C tidak dapat lebih banyak dari 250-500mg. pandapat lain ialah tubuh hanya mempu menyimpan/menyerap 1200 mg dalam 3 minggu.
Sifat vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, disaring diginjal dan dibuang melalui air seni. Kelebihan dosis akan dibuang melalui air seni, dan ginjal akan bekerja keras menyaringnya.
Perhatian: Vitamin C dosis tinggi seperti suntik pemutih hanya boleh dilakukan jangka pendek, karena membebani ginjal. Memang masih ada beda pendapat menganai vitamin C dosis tinggi seperti yang digunakan pada suntik pemutih.
Ada yang mengatakan tidak ada gunanya karena yang diserap hanya sebagian kecil yang lain terbuang melalui urin, tapi ada juga penelitan yang membuktikan sebaliknya. Karena masalah dosis inilah maka supaya aman pada suntik pemutih ditambahkan zat antioksidan lain (misalnya glutation) sehingga dosis Vitamin C tidak perlu terlalu tinggi, efek sampingnya terhadap organ tubuh lain sedikit, tetapi efek antioksidannya tercapai.

Apa itu antioksidan?
Antioksidan adalah zat yang dapat menetralkan radikal bebas sehingga tidak membahayakan tubuh. Radikal bebas adalah electron ‘jahat’ yang menyerang sel-sel tubuh (termasuk kulit), sehingga sel cepat rusak, menua dan mempercepat timbulnya kanker.
Radikal bebas ini bisa berasal dari tubuh sendiri akibat makan berlebihan kalori, pengawet dan penyedap makanan, stress fisik dan emosi dan atau dari lingkungan berupa polusi, sinar ultra violet dari matahari, asap rokok, penyakit, diet ketat dan salah dll.
Secara alami, tubuh memproduksi antioksidan sendiri tetapi kadang jumlahnya tidak mancukupi dan harus ditambah dari luar, dapat melalui makanan yang banyak mengandung antioksidan yaitu sayuran dan buah-buahan, atau euplemen (tambahan) yang diminum maupun disuntikkan. Antioksidan antara lain vitamin C, vitamin A, dan vitamin E, mineral selenium (sel) dan seng (zinc).

Cantik Berkat Suntik Vitamin C

KOMPAS.com – Vitamin C tidak hanya membuat tubuh bugar dan tahan serangan penyakit, tetapi juga membuat kulit sehat dan cantik. Ini karena vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen, antioksidan, antiaging, menghambat pembentukan melanin, serta memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler) yang mampu membuat kulit lebih kencang, kenyal, dan mulus.

Namun, vitamin C tidak diproduksi tubuh sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin ini Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C atau suplemennya (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, atau serbuk). Dari luar, vitamin C dapat bekerja langsung pada kulit dalam bentuk krim atau serum yang dioleskan.

Pilihan lainnya adalah melalui suntik vitamin C. Yang terakhir ini banyak diminati karena dinilai dapat segera memberikan efek bagi tubuh. Meski begitu, tidak semua orang memberikan reaksi yang sama setelah disuntik vitamin C. Jika tubuh tidak mampu menyerap dengan baik vitamin C yang disuntikkan langsung ke pembuluh darah, maka manfaat vitamin C yang didapat pun tidak optimal.

Banyak manfaatnya
Pada dasarnya, kebutuhan orang dewasa akan vitamin C adalah 60 mg per hari. Berikut 5 manfaatnya:

1. Sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas akibat paparan sinar matahari, polusi, dan rokok. Radikat bebas merupakan salah satu penyebab kulit kusam.

2. Sebagai antiaging (antipenuaan dini), karena vitamin C dapat merangsang pertumbuhan sel fibroblas di kulit bagian dalam, selain memperbanyak produksi kolagen. Dengan demikian, kulit dapat tetap kenyal, kencang, serta terhindar dari kerutan-kerutan wajah sebelum waktunya.

3. Memberi efek langsung dalam stimulasi pembentukan kolagen pada kulit, sehingga vitamin C dosis tinggi dapat mempercepat penyembuhan luka atau proses setelah tindakan perawatan. Pasien juga merasa lebih segar dan fit (karena vitamin C memperkuat sistem imunitas) dan pada beberapa pasien kulit jadi tampak lebih cerah.

4. Mengurangi flek-flek akibat penuaan dini pada kulit dengan cara menghambat pembentukan melanin.

5. Mampu mencegah timbulnya memar di kulit dengan memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler).

Catatan: Manfaat vitamin C pada kulit (seperti disebut di atas) akan terjadi bila kadar vitamin C yang mencapai kulit dalam konsentrasi cukup.

 

(Utami Sri Rahayu/Tabloid Nakita)

Jalan Panjang Melawan Penuaan

KOMPAS.com – Tampak tua, dengan segala tanda-tanda penuaan yang mengikuti nampaknya menjadi sebuah ketakutan tersendiri bagi para wanita. Bukan hanya ditakuti dan berusaha menjaganya supaya terawat saja, tetapi saat ini para wanita mencari cara untuk melawan tanda-tanda penuaan. Hal ini ternyata membuka celah untuk disisipi produk-produk kecantikan. Saking besarnya, pasar kebutuhan untuk produk pelawan penuaan ini diperkirakan akan terus berkembang pesat hingga tahun 2015 nanti.

Entah kapan dan siapa yang memulai penemuan-penemuan dan produk-produk kecantikan untuk melawan penuaan. Namun, yang jelas, dalam beberapa tahun terakhir ini, produk-produk kecantikan dan perawatan untuk melawan penuaan terus berkembang. Tak hanya perempuan saja yang merasa besarnya kebutuhan akan produk pelawan penuaan ini, pria pun merasa butuh untuk tampil senantiasa awet muda.

Masalah-masalah dan tanda penuaan pada kulit antara lain; garis dan kerut, struktur kulit yang berubah, diskolorasi, ketidakrataan rona kulit, kelembapan kulit, tekstur dan kehalusan kulit yang berkurang, kecerahan, dan ukuran pori-pori yang membesar.

Pada saat peluncuran rangkaian kosmetik terbaru dari Nu Skin di Grand Indonesia Shopping Town pada 25 November 2010, Jasmine Yang, Regional Vice President of Marketing and Communications Nu Skin Enterprise South East Asia mengutarakan data perkembangan pesat dari tren antiaging di Asia Tenggara. Menurutnya, pasar produk antiaging Asia-Pasifik diperkirakan akan terus bertumbuh 82,2 persen hingga tahun 2015.

Menurut perhitungan pihaknya, industri antiaging secara global diperkirakan akan bertumbuh dari $162 miliar menjadi $274,5 miliar pada tahun 2013, yang artinya akan meningkat sekitar 11 persen. Pada tahun 2050, populasi dunia yang berusia di atas 60 tahun diperkirakan mendekati 2 miliar, dan sekitar 62 persennya adalah penduduk Asia. Belum lagi dengan adanya masalah lubang pada ozon yang membuat lapisan pelindung terhadap sinar matahari berkurang, kita makin rentan terhadap efek penuaan pada kulit. Ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat; merokok, minum minuman beralkohol, kurang istirahat, polusi, stres, dan sebagainya, tak heran masalah penuaan dini sudah makin menjadi concern. Siapa yang ingin tampak tua lebih cepat dari usia aslinya?

Selain menjaga hidup sehat, saat ini makin banyak cara dan produk yang menawarkan perlindungan dan perlawanan terhadap penuaan, mulai dari yang alami hingga yang berteknologi tinggi. Seperti Menard, kosmetik asal Jepang yang mengeluarkan produk kecantikannya, Embellir. Konon terbuat dari jamur langka, reshi. Jamur yang jarang dan sangat mahal ini dipercaya bisa mengatasi masalah penuaan hingga akarnya, yakni pembaruan sel agar kembali kenyal dan terlihat muda. Bahkan, saking bagusnya jamur ini, dipercaya digunakan pula untuk pengobatan kanker.

Pada peluncuran produk Menard di De Salon by Marc, Plaza Indonesia, beberapa waktu lalu, Lim Hooi-Hooi, Marketing Manager of Nippon Menard South East Asia mengatakan, “Saat ini, kebanyakan produk yang dijual bebas di pasaran cenderung mengatasi satu per satu masalah penuaan, sementara kita tidak bisa menghentikan waktu untuk menghambat proses tubuh yang menua. Maka yang ada, seringkali kita hanya memusatkan perlawanan penuaan hanya pada bagian yang terlihat, seperti kulit keriput, dan lainnya. Padahal yang kita perlu lawan adalah bagian-bagian tertentu pada lapisan dalam kulit yang perlu diperbaiki.”

Senada dengan Lim Hooi-Hooi, Jasmine dari Nu Skin juga percaya bahwa perlawanan terhadap penuaan harusnya ditargetkan pada bagian dalam kulit. Namun produknya lebih percaya terhadap teknologi serta ilmu pengetahuan genetika. Nu Skin yang bekerja sama dengan LifeGen Technologies menciptakan rangkaian produk perawatan antiaging yang diberi nama ageLOC Transformation. Produk ini percaya teknologi ciptaannya ini bisa membantu mengidentifikasi kelompok fungsional gen yang dinamakan Youth Gene Clusters dan mengembalikan kulit-kulit yang bermasalah tersebut agar kembali kepada pola-pola aktivitas keremajaannya untuk tampil lebih muda dan bebas masalah.

Apa pun masalah kulit dan produk yang Anda putuskan untuk pakai, pastikan Anda mempercayai produk tersebut, bertanggung jawab, dan memang tepat menangani akar permasalahan kulit Anda.

 

sumber kompas female

Manfaat Suntik Putih

Berikut Manfaat Suntik Putih :
1. Mengurangi keriput dan menghilangkan garis-garis halus pada wajah
2. Meningkatkan volume bibir
3. Memperbaiki jaringan parut
4. Mencegah penurunan payudara dan buttock
5. Membuat kulit tampak lebih putih,bersih
6. Menghilangkan Jerawat dan flek – flek hitam
7. Menghambat penuaan dini dan mengurangi pori-pori
8.Meningkatkan daya tahan tubuh dan lain – lain
9.Menghasilkan kolagen untuk meningkatkan elastisitas kulit.
10.Mengurangi pigmentasi yang disebabkan oleh terpapar sinar matahari…dan masih banyak manfaat lainya…

Cara kerja dari treatment suntik putih adalah dengan menyuntikkan cairan yang mengandung Vitamin C , Melalui IV (Intra vena) atau IM (intramuscular). Vitamin C sering disebut sebagai Rajanya Vitamin Karena memiliki banyak manfaat. Selain bersifat antioksidan yang mampu melawan radikal bebas, Vitamin C juga berperan dalam meningkatkan sistem imun. Selain Vitamin C. kandungan Tationil juga terbukti berfungsi memperbaiki sel-sel tubuh,dan ada juga OxidermaL yang berfungsi menangkal segala penyakit dan juga membuat kulit menjadi indah, ke dalam tubuh. Bila ingin mencerahkan / memutihkan kulit dengan treatment ini harus rutin melakukannya. Minimal sepuluh kali melakukan suntik setiap minggu, baru hasilnya terlihat. Selanjutnya melakukan maintenance sebulan sekali. Bagi mereka yang pada dasarnya pigmennya putih, biasanya dengan lima kali disuntik sudah akan terlihat warna kulit aslinya. Dan Selama ini treatment suntik putih tidak mempunyai efek samping bila digunakan sesuai aturan,justru akan membuat tubuh kita fit karena cara kerjanya sebagai antioxidan.

 

sumber